Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau, dan perhiasan dan bermegah-megah antara kamu, dan berbangga-bangga tentang harta dan anak-anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan petani, kemudian ia menjadi kering, maka kamu melihatnya kuning, kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat ada azab yang keras dan keampunan daripada Allah dan keredaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. [Surah Al-Hadid 57 : 20]
Wednesday, 24 July 2013
muallaf yang berpengaruh besar dalam sejarah Islam
Keluarga Barmakid (600 M – 900 M)
Keluarga Barmakid adalah sebuah keluarga Budha yang berpengaruh dari daerah Balkh, sekarang berada di kawasan Afghanistan. Pada saat Dinasti Umayyah menaklukkan daerah tersebut, pada pertengahan tahun 600-an M, keluarga ini pun memeluk Islam. Setelah revolusi Abbasiyah tahun 750 M, keluarga Barmakid mulai menunjukkan bakat mereka sebagai pentadbir yang handal. Mereka mewarisi pengalaman nenek moyang mereka yang pernah mengurusi birokrasi kerajaan Persia selama berabad-abad. Pengalaman mengurusi birokrasi yang besar inilah yang tidak dimiliki oleh keluarga Abbasiyah.
Sebagai menteri atau pelaksana pemerintahan, keluarga Barmakid memiliki pengaruh yang signifikan dalam kestabilan kerajaan di akhir abad ke-8, Yahya bin Khalid al-Barmaki adalah adalah salah satu contohnya. Yahya ditunjuk sebagai mentor Harun al-Rasyid yang masih belia kala itu. Hasilnya sudah kita ketahui, Harun al-Rasyid dikenal sebagai khalifah terbaik di zaman Abbasiyah dan berhasil membawa kerajaan tersebut mencapai masa keemasan. Di bawah arahan dan bimbingannya, Harun al-Rasyid membangun hubungan yang baik dengan negara-negara tetangga, menumbuhkan ekonomi progresif, jaminan terhadap para ulama, dan sistem infrastruktur yang menyaingi kemegahan Rumawi kuno di zamannya. Keluarga Barmakid lah yang sangat mempengaruhi dan menajamkan politik dunia Islam yang berlangsung hingga beberapa abad.
Berke Khan (wafat tahun 1266 M)
Ia adalah cucu dari Jenghis Khan sang penakluk dari Mongol. Berke Khan merupakan tokoh penting dalam sejarah Mongol pada pertengahan tahun 1200-an M. Ia adalah raja Dinasti Golden Horde, salah satu generasi yang membawa bangsa Mongol mengecap masa keemasan mereka. Sebagaimana nenek moyangnya, Berke juga menganut paham Shamanisme(kepercayaan dewa) sebelum ia memeluk Islam. Berke adalah seorang pemimpin yang kuat, ia pernah mengirim pasukan ke Utara pegunungan Kaukasus dan Tenggara Eropah untuk menaklukkan orang-orang Kipchak Turki. Ia juga mengetuai pasukannya untuk menaklukkan seluruh wilayah Hungaria.
Setelah misi ketenteraannya selesai di wilayah-wilayah tersebut, dalam perjalanan pulang menuju Mongol, ia singgah di wilayah Bukhara, tempat dimana rasa keingintahuannya tentang Islam muncul. Lalu ia bertanya tentang Islam kepada penduduk setempat. Mendengar penjelasan-penjelasan tentang Islam, Berke meyakini pesan-pesan yang dibawa oleh agama Islam benar-benar sejalan dengan tujuan penciptaan manusia dan mendamaikan jiwanya yang berbeza dengan keyakinan animisme dan dinamisme yang dibawa oleh ajaran Shamaniah. Ia pun memutuskan untuk memeluk agama Islam sekaligus menjadi pemimpin Mongol pertama yang menerima Islam. Keislamannya juga diikuti oleh banyak prajuritnya.
Keislaman Berke dan pasukannya secara automatiknya menanamkan jiwa persaudaraan mereka sesama umat Islam. Saat itulah mulai berlaku ketegangan pasukan Mongol, terutama dengan kubu sepupunya Hulagu Khan dari Dinasti Chagtai. Hulagu Khan adalah penguasa Mongol untuk wilayah bekas-bekas kerajaan Persia, ia dikenal kejam dan sangat mirip dengan pemerintah sebelum mereka iaitu Jenghis Khan. Hulagu telah membunuh jutaan umat Islam dalam ekspansi-ekspansinya di wilayah-wilayah Islam.
Setelah mendengar jatuhnya Baghdad oleh sepupunya, Hulaghu Khan, pada tahun 1258, dengan penuh keyakinan dan semangat persaudaraan sesama muslim,dan mempunyai pertalian darah dengan Hulagu. Dia berkata “Hulagu telah memporak-porandakan semua kota-kota Islam dan membunuh khalifah, dengan pertolongan Allah aku akan membalas dan membuat perhitungan dengannya atas banyak darah umat Islam yang dia tumpahkan.” Dengan dukungan pasukan kerajaan Mamluk di Mesir, Berke mengetuai pasukannya untuk mengalahkan pasukan Hulagu.
Zaganos Pasha (1446–1466 M)
Zagaros Pasha adalah seseorang yang berasal dari Yunani ada juga yang mengatakan seorang Albania. Dia direkrut menjadi Yenicheri(tentera), kumpulan elit kerajaan Utsmani. Seperti Yenicheri lainnya, ia dibekalkan ilmu agama Islam, pentadbiran dalam pemerintahan, dan seorang pelatih askar. Dia ditunjuk menjadi mentor serta penasihat kepada calon raja ketujuh kerajaan Utsmani Sultan Mehmed II atau yang lebih dikenal dengan Sultan Muhammad al-Fatih pada usia yang muda.
Saat Mehmed menjadi raja Utsmani, Zaragos pun diangkat menjadi seorang menteri. Zaragos selalu dilibatkan dalam semua urusan negara, terutama rencana penaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453. Saat penyerangan Konstantinopel, Zaragos ditugaskan mengepung benteng Konstantinopel dari bagian Utara, dan pasukannya merupakan rombongan pertama yang berhasil menyentuh dinding Konstantinopel yang dikenali begitu kukuh. Peninggalan-peninggalan Zaragos masih tersisa di wilayah Edrine berupa masjid, dapur umum, dan pemandian umum.
Ibrahim Muteferrika (1674 – 1745 M)
Isu yang sering diperkatakan kepada kerajaan Utsmani adalah isu ilmu pengetahuan pada masa itu tidak berkembang, jumud, dan sangat sedikit dengan inovasi, tidak setanding dengan luasnya wilayah kerajaan dan lamanya masa kekuasaan mereka. Seorang yang berasal dari Hungaria, Ibrahim Muteferrika, mendengar dan mengamati isu berbangkit ini. Sebagai seorang diplomat yang ditugaskan menguruskan hubungan Utsmani dan Eropah, khususnya Perancis dan Sweden, Ibrahim Muteferrika mengambil peluang dari kebangkitan Eropah (Renaissance) dimana penggunaan mesin cetak menjadi budaya baru dan menurut Ibrahim orang-orang Eropah masih belum meluas pengggunaan alat tersebut. Dia pulang ke Istanbul dengan misi mengembangkan inovasi percetakan dengan alat tersebut.
Ibrahim mulai mencetak dan menerbitkan atlas dunia yang berisikan peta-peta berbagai negara, kamus-kamus, dan buku-buku agama. Di antara hasil percetakannya yang paling terkenal adalah sebuah atlas yang dibuat oleh seorang ahli geograpi yang terkenal, Katip Celebi, yang menggambarkan peta dunia di zaman tersebut dengan tingkat detail dan bentuk ukuran yang luar biasa. Selain mengembangkan percetakan buku-buku, Ibrahim Muteferrika juga menulis beberapa buku tentang sejarah, teologi, sosiologi, dan astronomi.
Alexander Russel Webb (1846 – 1965 M)
Di akhir abad 19, dunia jurnalistik Amerika mulai memasuki era baru. Pengaruh dunia tulis-menulis sangat besar dan efektif dalam membentuk idealistik masyarakat. Salah seorang yang berperanan dalam perkembangan tersebut adalah Alexander Russel Webb. Awalnya, Webb adalah seseorang yang beragama Kristian, namun semakin hari agama tersebut malah menimbulkan keraguan baginya, hingga hilanglah kepercayaannya dengan agama Kristian.
Setelah kepercayaan terhadap agama Kristian hilang, ia mulai membuka diri dan mempelajari agama-agama selain Kristian. Dan tiba-tiba ia merasa tertarik terhadap Islam. Ketika ditunjuk pemerintah Amerika untuk menjadi salah satu pejabat kedutaan Amerika di Filifina tahun 1887, ia menggunakan kesempatan ini untuk berbahas dengan temannya, seorang penganut Ahmadiyah dari India dan bertanya tentang Islam kepadanya.
Meskipun keislamannya dimulai dengan menganut fahaman Ahmadiyah, ia terus mengembangkan wawasan keislamannya dengan menuntut ilmu ke berbagai negeri Islam dan bertemu dengan para ulama-ulama Islam sehingga ia mendapatkan pemahaman yang baik tentang Islam dan terlepas dari pengaruh Ahmadiyah.
Tahun 1893, ia mengundurkan diri dari dunia diplomatik dan kembali ke Amerika. Di negeri inilah dia memulai dakwahnya menyeru kepada Islam. Dengan kemampuan jurnalistiknya, ia menulis beberapa buku dan buah-buah pikiran di media masa menjelaskan kepada masyarakat Amerika tentang Islam. Di awal abad 20, ia semakin dikenal sebagai seorang muslim yang giat dan vokal dalam mendakwahkan Islam di Amerika, bahkan Sultan Utsmani, Sultan Abdul Hamid II, memberinya gelaran kehormatan dari kerajaan sebagai penghargaan terhadap apa yang telah dia lakukan. Alexander Russel Webb wafat pada tahun 1916 dan dimakamkan di New Jesrey. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala merahmatinya.
Malcolm X (1925 – 1965 M)
Banyak hal yang bisa diceritakan dari perjalanan hidup Malcolm X karena perjalanan hidupnya tidak sebaik tokoh-tokoh sebelumnya. Hidupnya sempat diwarnai jejak negatif. Terlahir sebagai seorang kulit hitam adalah sebuah masalah di zamannya, karena masyarakat Amerika masih meminggirkan orang-orang kulit hitam. Malcolm memulai masa mudanya yang keras dan berusaha menunjukkan pengorbanan dalam kehidupan, walaupun terkadang itu membawa masalah bagi dirinya sendiri. Ia pernah dikeluarkan oleh sekolahnya dan masuk penjara di tahun 1946 kerana jenayah yang dia lakukan.
Selama 8 tahun duduk didalam penjara, Malcolm mulai terpengaruh dengan pemikiran “Negara Islam” yang dibawa oleh salah satu kelompok pertubuhan sesat yang didirikan pada tahun 1900-an. Kelompok ini memperkenalkan orang yang tertinggi orang-orang kulit hitam dan ras kulit putih adalah kelompok setan. kelompok ini membawa panji membela penindasan yang dilakukan oleh orang-orang kulit putih terhadap orang-orang kulit hitam. Setelah bebas dari penjara, Malcolm bertemu dengan “Nabi” gerakan NOI (Nation of Islam), Elijah Muhammad, Malcolm pun diangkat sebagai menteri dalam NOI.
Pada tahun 1950-an, Malcolm menduduki jabatan tertinggi dalam kelompok ini. Hal itu kerana kecerdasannya dan gayaanya yang baik. Di era kebebasan Amerika kala itu, Malcolm menjadi seorang pejuang hak asasi yang terkemuka. Dia membela hak-hak warga Amerika keturunan Afrika agar menjadi setara dengan orang-orang kulit putih. Perjuangan Malcolm ini sama halnya dengan Martin Luther King yang berusaha menjadikan hak warga kulit hitam setara dengan kulit putih, tetapi perjuangan Malcolm cenderung lebih keras dan radikal.
Tahun 1950-an terjadi transformasi lagi pada ideologi Malcolm, ia mulai melihat celah dan kekeliruan gerakan Nation of Islam. Dia pun meninggalkan gerakan ini dan mula mengkaji Islam, mencari nilai-nilai murni dari ajaran Islam yang penuh kedamaian. Ketika menunaikan haji di tahun 1964, saat itulah ia menemukan hakikat ajaran Islam. Dia pulang ke Amerika lalu mengajarkan dan menyebarkan nilai-nilai dan ajaran-ajaran tersebut ke warga Afrika-Amerika di lingkungannya.
Di masa-masa perubahan ini pulalah Malcolm mulai angkat bicara tentang kesesatan fahaman Nation of Amerika. Satu demi satu anggota Nation of Islam keluar dari gerakan tersebut, namun tidak sedikit pun anggota-anggota gerakan ini yang membenci dan memusuhinya. kemuncak kehidupan malcom x adalah pembunuhan terhadap dirinya pada tahun 1965 oleh anggota gerakan Nation of Islam.
Walaupun masa keislamannya tidak begitu lama, Malcolm X dianggap memiliki pengaruh besar bagi perjuangan umat Islam di Amerika dan persamaan hak warga kulit hitam yang disisihkan.
Tuesday, 23 July 2013
amalan dibulan ramadhan dikalangan ulama'
Ibnu Umar
Ibnu umar memiliki kebiasaan berbuka ketika puasa bersama anak yatim dan orang miskin. Bahkan beliau tidak berbuka sehinggalah keluarganya menyuruh pulang fakir miskin sebelum waktunya berbuka.
Beliau termasuk pengusaha kaya, hartanya berlimpah ruah dan beliau ialah seorang ahli perniagaan yang berjaya dan amanah. Beliau juga mendapat gaji dari baitul mal negara. Namun semua itu tidak beliau simpan sendiri, tetapi beliau bahagikan kepada fakir miskin dan peminta sedekah.
Ayub bin Wail Ar-Rasibi pernah menyaksikan kejadian menakjubkan tentang beliau.
Suatu hari Ibnu Umar mendapat kiriman harta senilai 4000 dirham (sekitar rm11ribu ) dan satu baju sejuk.
Keesokan harinya, Ayub bin Wail ini melihat Ibnu Umar di pasar membeli makanan kudanya dengan hutang. Ayub-pun hairan. Kelmarin orang ini baru mendapat wang 4000 dirham, hari ini beli makanan kuda saja berhutang.
Keesokan harinya, Ayub bin Wail ini melihat Ibnu Umar di pasar membeli makanan kudanya dengan hutang. Ayub-pun hairan. Kelmarin orang ini baru mendapat wang 4000 dirham, hari ini beli makanan kuda saja berhutang.
Tidak berpuas hati dengan keaadan tersebut, Ayub datang menemui keluarga Ibnu Umar, ingin tahu, apa gerangan yang terjadi.
Cerita keluarganya,
Cerita keluarganya,
إنه لم يبِتْ بالأمس حتى فَرَّقَهَا جميعًا، ثم أخذ القطيفة وألقاها على ظهره وخرج، ثم عاد وليست معه، فسألناه عنها فقال: إنه وهبها لفقير
wang itu belum sempat disimpan untuk semalam, tapi terus dibagikan semuanya kepada fakir miskin. Lalu beliau mengambil baju sejuknya yang dihadiahkan itu, beliau pakai keluar rumah, dan ketika balik pulang baju itu sudah tidak ada. Ketika kami tanyakan, beliau sudah berikan baju itu kepada fakir miskin.
Qatadah As-Sadusi
Beliau seorang tabiin, murid Anas bin Malik, beliau dilahirkan tahun 60 hijriyah dan mata beliau buta. Beliau selalu mengkhatamkan Al-Quran beberapa hari sekali. Ketika bulan ramadhan, beliau mengkhatamkan 3 hari sekali, dan pada saat 10 hari terakhir, beliau mengkhatamkan sehari sekali. Beliau meninggal di daerah Wasith tahun 117 H, di usia 56 tahun.
Beliau seorang tabiin, murid Anas bin Malik, beliau dilahirkan tahun 60 hijriyah dan mata beliau buta. Beliau selalu mengkhatamkan Al-Quran beberapa hari sekali. Ketika bulan ramadhan, beliau mengkhatamkan 3 hari sekali, dan pada saat 10 hari terakhir, beliau mengkhatamkan sehari sekali. Beliau meninggal di daerah Wasith tahun 117 H, di usia 56 tahun.
Ibnu Syihab Az-Zuhri
Nama beliau, Muhammad bin Muslim bin Abdullah Az-Zuhri (58 – 124 H). keturunan Bani Zuhrah bin Kilab, suku Quraisy. Beliau orang pertama yang mengkategorikan hadis. Termasuk salah satu ulama besar dalam hafalan, dan juga seorang tabiin, penduduk Madinah. Beliau menghafal 2200 hadis, separuhnya hafal dengan matannya. (Az-Zirikli, Al-A’lam, 7/97)
Abu Zinad (seorang ahli hadis) pernah mengatakan,
Nama beliau, Muhammad bin Muslim bin Abdullah Az-Zuhri (58 – 124 H). keturunan Bani Zuhrah bin Kilab, suku Quraisy. Beliau orang pertama yang mengkategorikan hadis. Termasuk salah satu ulama besar dalam hafalan, dan juga seorang tabiin, penduduk Madinah. Beliau menghafal 2200 hadis, separuhnya hafal dengan matannya. (Az-Zirikli, Al-A’lam, 7/97)
Abu Zinad (seorang ahli hadis) pernah mengatakan,
كنا نطوف مع الزهري ومعه الألواح والصحف؛ ليكتب كل ما يسمع
“Kami pernah menyertai Az-Zuhri,dan beliau selalu membawa lembaran kertas dan buku. Beliau akan tulis setiap hadis yang beliau dengar.”
Beliau tinggal di Syam, dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz pernah berpesan kepada gabernor Syam,
عليكم بابن شهاب؛ فإنكم لا تجدون أحدًا أعلم بالسنة الماضية منه
Kalian harus memperhatikan Ibnu Syihab, karena kalian tidak akan menjumpai seorangpun yang lebih tahu tentang sunnah para sahabat melebihi beliau.
Sekalipun beliau sangat memberi perhatian terhadap bukunya, ketika bulan ramadhan, beliau tinggalkan kegiatan membaca hadis dan belajar, diganti dengan membaca Al-Quran dengan mushaf.
Imam As-Syafii
Seorang ulama – pemimpin dalam ijtihad dan fikih, dalam waktu yg sama, beliau pemimpin yang kuat iman, taqwa, wara’, dan kuat ibadah. salah satu murid beliau, Ar-Rabi’ pernah mengatakan,
Seorang ulama – pemimpin dalam ijtihad dan fikih, dalam waktu yg sama, beliau pemimpin yang kuat iman, taqwa, wara’, dan kuat ibadah. salah satu murid beliau, Ar-Rabi’ pernah mengatakan,
كان الشافعي قد جزَّأ الليل ثلاثة أجزاء: الثلث الأول يكتب، والثلث الثاني يصلي، والثلث الثالث ينام
“Imam As-Syafii membagi waktu malam beliau menjadi tiga: Sepertiga pertama beliau menulis, sepertiga kedua beliau shalat, dan sepertiga ketiga beliau tidur.”
Di malam hari, beliau tidak membaca Al-Quran kecuali sambil solat.
Salah satu murid beliau, Al-Muzanni pernah menceritakan,
ما رأيت الشافعي قرأ قرآنًا قط بالليل إلا وهو في الصلاة
‘Saya tidak pernah melihat As-Syafii membaca Al-Quran di malam hari, selain dalam keadaan solat.’
Beliau selama bulan ramadhan mengkhatamkan Al-Quran 60 kali – siang sekali dan malam sekali – beliau baca di luar solat.
Beliau selama bulan ramadhan mengkhatamkan Al-Quran 60 kali – siang sekali dan malam sekali – beliau baca di luar solat.
Monday, 22 July 2013
kepala ayam yang enak !
Ketika pulang kerja seorang suami melihat isteri yang tertidur lena kerana kepenatan bekerja seharian di rumah. Sang suami mencium kening isterinya dan bertanya, 'mama, sudah solat Asar belom?' Isterinya terbangun dengan hati berbunga-bunga menjawab soalan suami, 'sudah pa.' Isterinya berganjak dari tempat tidur terus ke dapur dan membuka pinggan yang tertutup, petang itu isterinya memasak makanan kesukaan sang suami .
'Lihat nih, sy memasak lauk khusus kesukaan papa.' Piring itu dibukanya, ada sepotong kepala ayam yang terhidang untuk dirinya.
Sang suami memakannya dengan lahap dan menghabiskan. Isterinya bertanya, 'Pa, kenapa suka makan kepala ayam padahal saya dengan anak-anak paling tidak suka makan kepala ayam.' Suaminya menjawab, 'Itulah sebabnya kerana kamu tidak suka,jadi saya suka makan kepala ayam supaya isteriku dan anak-anakku mendapatkan bahagian yang terenak.'
Mendengar jawapan sang suami, terlihat butir-butir mutiara mulai menuruni pipinya. Jawapan itu menyentak kesedarannya yang paling dalam. Tidak pernah terfikirkan olehnya,ternyata sepotong kepala ayam begitu indahnya sebagai wujud kasih sayang yang tulus kecintaan suami terhadap dirinya dan anak-anak. 'Terima kasih ya papa atas cinta dan kasih sayangmu.' Ucap sang isteri. Suaminya menjawab dengan senyuman, pertanda kebahagiaan hadir didalam dirinya.
Kita seringkali mengabaikan sesuatu yang kecil yang dilakukan oleh seorang ayah namun mempunyai makna yang begitu besar, di dalamnya terdapat kasih sayang, cinta, pengorbanan dan tanggungjawab.
Monday, 15 July 2013
Ganjaran luar biasa.
Ganjaran yang ditawarkan di bulan Ramadhan.
Niat yang ikhlas dan benar ketika melaksanakan
kewajiban Ramadhan adalah kunci kepada ‘bonus' yang ditawarkan oleh Allah.
Bermakna, barangsiapa yang berpuasa Ramadhan bukan kerana Allah tetapi
disebabkan oleh rasa malu kepada rakan-rakan, atau ter'paksa' menuruti suasana
atau hanya ingin menunjuk-menunjuk dan lain-lain sebab keduniaan, tiadalah
orang seperti ini layak mendapatkan ‘bonus' dan tawaran istimewa ‘pahala luar
biasa' yang ditawarkan oleh Allah.
Selain itu, pahala ‘bonus' ini juga boleh tergugat dengan
amalan-amalan keji bercakap buruk seperti maki, mencarut, mengeji orang,
mengumpat, memfitnah dan apa-apa yang berkaitan dengan dosa lidah dan anggota
juga akan menipiskan lagi ganjaran pahala seseorang walaupun ia berniat benar
ketika berpuasa. Ini ditegaskan oleh Nabi SAW dalam sebuah hadith ertinya
"Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan buruk
dan perbuatannya tatkala puasa, maka tiada hajat Allah baginya (kerana pahala
akan terhapus) walaupun meninggalkan makanan dan minumannya" (Riwayat
Al-Bukhari, 4/1903 - Fath al-Bari).
Beberapa ulama seperti Abu Gharib Al-Asfahani, Syeikh Dr
Yusof Al-Qaradawi, Prof. Dr Muhd Uqlah Ibrahim (Ulama Fiqh di Jordan) serta
lain-lainnya berpandangan bahawa di samping pahala yang berganda. Perlakuan
dosa juga bertambah serius di bulan mulia ini. Beliau ada mengutarakan beberapa
dalil, bagaimanapun sukar untuk saya muatkan di ruangan terhad ini. Sebagai
jalan terbaik, jauhilah dosa sejauh-jauhnya di bulan ini kerana perlakuan dosa
didalamnya adalah sesuatu yang serius.
SYAITAN KENA GARI?
Umat Islam perlu lebih fokus untuk mencapai kebaikan di
bulan ini. Nabi SAW telah menyebut juga bahawa pintu syurga dibuka, ditutup
pintu neraka serta dibelenggu para syaitan (Riwayat Al-Bukhari, 1/18 ; Muslim,
1/41) ; terdapat juga ulama yang mengatakan bahawa bulan ini dinamakan
‘Ramadhan' (yang bermaksud panas) oleh Allah SWT kerana bulan ini adalah bulan
menghanguskan dosa. (Mughni, Ibn Quddamah, 4/116).
Ada pula yang bertanya berkenaan erti Syaitan di belenggu
dalam hadith di atas. Sebahagian ulama berpandangan bahawa ia membawa maksud
ketidakmampuan Syaitan menguasai orang yang berpuasa sebagaimana penguasaannya
di luar bulan ramadhan. ( Al-Muntaqa Min At-Targhib Wa at-Tarhib, Al-Munziri
dan Al-Qaradawi, 1/313 )
Ada juga yang menyebut sebahagian jenis Syaitan yang utama
sahaja di belenggu, manakala yang lain masih bebas lalu kerana itu masih
terdapat yang membuat maksiat di bulan ini. Walaubagaimanapun, sebenarnya ia
adalah akibat dorongan nafsu jahat yang telah lama terdidik dan terbiasa dengan
ajakan Syaitan. Kebiasaan buruk ini mampu mendorong seseorang kearah kejahatan
walau di ketika Syaitan utama di belenggu. (Min Ahsanil Kalam Fil Fatawa,
Syeikh Atiyyah Saqar, 2/13).
Memaksimumkan ganjaran yang terdapat di dalam Bulan Ramadhan.
Bagi memastikan kesohihan puasa serta mampu memaksimakan
pahala dan keuntungan dari Ramadhan, amalan yang berdasarkan nas yang kuat
berikut perlu dilakukan:-
1) Berniat dalam hati untuk berpuasa di malam hari.
2) Besahur di akhir malam (yang terbaik adalah
jaraknya dengan azan subuh selama bacaan 50 ayat al-Quran secara sederhana).
Nabi SAW bersabda :
" Perbezaan di antara puasa kami (umat Islam) dan puasa
ahli kitab adalah makan sahur" (Muslim, 2/770).
Selain itu, Nabi juga bersabda : "Bersahurlah kamu,
kerana pada sahur itu ada barakahnya" ( Al-Bukhari, 4/1923 ; Muslim).
Baginda SAW juga menyebutkan bahawa Malaikat sentiasa
meminta ampun bagi orang yang bersahur. (Riwayat Ahmad, 3/12 ; Hadith Hasan).
Selain makan tatkala itu adalah amat digalakkan kita untuk
mendirikan solat sunat tahajjud, witr dan beristifghar dan lain-lain amalan
sebelum menunaikan solat subuh berjemaah(bagi lelaki).
Adalah amat tidak digalakkan bagi seseorang yang bersahur
dengan hanya makan di sekitar jam 12 malam sebelum tidur. Kebanyakan individu
yang melakukan amalan ini sebenarnya amat merasa berat dan malas untuk bangun
di tengah malam. Ia pada hakikatnya adalah tidak menepati sunnah yang diajarkan
oleh Baginda SAW.
3) Memperbanyakkan bacaan Al-Quran dengan
tenang dan tidak tergesa-gesa.
Terdapat ramai ulama silam menyebut tentang kepentingan
mendahulukan membaca al-quran di atas amalan sunat seperti menelaah kitab,
membaca hadith dan lain-lain. Ia adalah salah satu amalan yang paling diambil
berat oleh Nabi SAW ketika baginda membacanya bersama Malaikat Jibrail as. Hal
ini disebut di dalam hadith al-Bukhari.
4) Memperbanyakkan doa semasa berpuasa.
Sepanjang waktu kita sedang menjalani ibadah puasa, ia
adalah sentiasa merupakan waktu yang sesuai dan maqbul untuk kita berdoa,
sebagaimana di tegaskan oleh Nabi S.a.w :-
ثلاثة حق على الله أن لا يرد لهم دعوة : الصائم حتى يفطر والمظلوم حتى
ينتصر والمسافر حتى يرجع
Ertinya : Tiga yang menjadi hak Allah untuk tidak menolak
doa mereka, orang berpuasa sehingga bebruka, orang yang dizalimi sehingga
dibantu, dan orang bermusafir sehinggalah ia pulang" (Riwayat Al-Bazaar,
Sebuah hadis lain yang hampir sama maksudnya menyebutkan :-
ثلاثة لا ترد دعوتهم : الصائم حتى يفطر والإمام العادل ودعوة المظلوم
Ertinya : Tiga yang tidak ditolak doa mereka, orang
berpuasa sehingga berbuka, pemerintah yang adil dan doa orang yang
dizalimi" ( Riwayat At-Tirmizi, Ibn Majah, Ibn Hibban dan Ibn Khuzaimah ;
Hadis Hasan menurut Imam At-Tirmidzi dan Ibn Hajar, sohih menurut Syeikh Ahmad
Syakir)
5) Memperbanyakkan doa ketika hampir berbuka
Ini kerana tahap maqbul tatkala itu semakin hebat
berdasarkan hadith Nabi s.a.w :
إن للصائم عند فطره لدعوة ما ترد
Ertinya : Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa itu
tatkala wkatu berbukanya,adalah waktu doa yang tidak ditolak ( Riwayat Ibn
Majah ; Sohih)
6) Menyegerakan berbuka puasa selepas kepastian masuk
waktu maghrib.
Berdasarkan hadith Nabi SAW :
لا يزال الناس بخير ما عجلوا الفطر
Ertinya : "Sentiasalah umatku berada dalam kebaikan
sepannjang kamu menyegerakan berbuka" ( Riwayat Al-Bukhari, 4/1957).
Berbuka juga perlu didahulukan sebelum menunaikan solat
maghrib, malah jika pada hari tersebut tahap kelaparan kita agak luar biasa,
lebih baik kita berbuka dan makan sekadar kelaparan tidak mengganggu solat
Magrhib kita.
Disebutkan bahawa tidaklah Nabi SAW menunaikan solat Maghrib kecuali setelah berbuka walaupun hanya dengan segelas air. (Abu Ya'la dan al-Bazzar : hadith Hasan).
7) Adalah digalakkan pula untuk berbuka
dengan beberapa biji rutab ( kurma basah) atau tamar (kurma kering) sebagai
mengikuti sunnah, dan jika tiada keduanya mulakan dengan meneguk air.
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يفطر على رطبات قبل أن يصلي
فإن لم تكن رطبات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء
Ertinya : Rasulullah s.a.w berbuka dengan kurma basah
(rutab) sebelum solat dan sekiranya tiada rotab, maka tamar dan jika tiada,
baginda meminum beberapa teguk air" ( Riwayat Abu Daud, Ahmad & At-Tirmidzi)
Sambil memboca doa berbuka yang sohih dari nabi iaitu :
ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله
" Zahaba az-Zama u wabtallatil ‘uruq wathabatal ajru
InsyaAllah"
Ertinya : "Telah hilanglah dahaga, telah basah urat
leher dan telah tetap mendapat pahalanya InshaAllah " Riwayat Abu Daud,
2/2357 : Hadith Hasan menurut Albani). Atau doa-doa makan yang biasa.
8) Amat disunatkan untuk menyedeqahkan harta
bagi mempersiapkan juadah berbuka untuk orang ramai terutamanya orang
miskin. Nabi SAW bersabda :
من فطر صائما كان له مثل أجره غير أنه لا
ينقص من أجر الصائم شيئا
Ertinya : Barangsiapa yang memberikan juadah berbuka buat
orang yang berpuasa maka 9baginya pahala seperti orang yang berpuasa itu tanpa
kurang sedikit pun" ( Riwayat At-Tirmidzi, 3/807; Hadith Hasan menurut
Imam At-Tirmidzi).
Disebut dalam sebuah hadis lain :
ومن أشبع صائما سقاه الله من حوضي شربة لا يظمأ حتى يدخل الجنة
Ertinya : Barangsiapa yang mengenyangkan seorang yang
berpuasa ( berbuka), Allah akan memberinya minum dari telagaku ini dengan satu
minuman yang tidak akan haus sehinggalah ia memasuki syurga " (Riwayat
Al-Baihaqi ; Ibn Khuzaymah dalam Sohihnya : rujuk juga Tuhaftul Ahwazi, )
9) Menunaikan solat sunat terawih pada malam
hari secara berjemaah buat lelaki dan wanita atau boleh juga dilakukan
secara bersendirian. Ia berdasarkan hadith riwayat An-Nasaie yang sohih. Boleh
juga untuk menunaikannya separuh di masjid dan separuh lagi di rumah,
terutamanya bagi sesiapa yang ingin melengkapkan kepada 20 rakaat.
10) Bersiwak (iaitu menggunakan kayu sugi
tanpa air dan ubat gigi). Ia juga sohih dari Nabi SAW dari riwayat
al-Bukhari.
11) Amaran bagi berbuka di siang ramadhan
tanpa uzur :
Nabi SAW bersabda dalam hadith sohih ancaman berat dengan
digantung di dagunya dengan terbalik hingga darah mengalir bagi individu cuai.
(lihat Al-Muntaqa min At-Tarhib wa targhib).
Selain itu, Nabi juga menyebut bahawa : "Barangsiapa
yang berbuka tanpa uzur pada Ramadhan, maka ia tidak mampu mengantikan kerugian
dari puasa yang ditinggalkan itu, walaupun ia berpuasa selama-lamanya" (
Riwayat Abu Daud, Ibn Majah)
Sunday, 14 July 2013
Peristiwa besar di bulan Ramadhan.
Peristiwa Besar yang terjadi dalam bulan Ramadhan.
Sidang pembaca yang dirahmati Allah.
Bulan Ramadhan bukan hanya terkenal sebagai pusat latihan
ibadah kepada umat islam, tetapi juga terkenal dengan peristiwa besar dalam
sejarah islam antaranya:
1. Pembebasan Mekkah (Fatkhul Makkah)
Pembebasan Mekkah (bahasa Arab: فتح مكة, Fathu Makkah) merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam beserta 10.000 pasukan tentera islam bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan tanpa pertumpahan darah sedikitpun, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka'bah.
1. Pembebasan Mekkah (Fatkhul Makkah)
Pembebasan Mekkah (bahasa Arab: فتح مكة, Fathu Makkah) merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam beserta 10.000 pasukan tentera islam bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan tanpa pertumpahan darah sedikitpun, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka'bah.
Penyebab
Pada tahun 628, Quraisy dan Muslim dari Madinah menandatangani Perjanjian Hudaybiyah. Meskipun hubungan yang lebih baik terjadi antara Mekkah dan Madinah setelah penandatanganan Perjanjian Hudaybiyah, 10 tahun gencatan senjata dirosakkan oleh Quraisy, dengan sekutunya Bani Bakr, menyerang Bani Khuza'ah yang merupakan sekutu Muslim. Pada saat itu musyrikin Quraisy ikut membantu Bani Bakr, padahal berdasarkan kesepakatan damai dalam perjanjian tersebut dimana Bani Khuza'ah telah bergabung ikut dengan Nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam dan sejumlah dari mereka telah memeluk islam, sedangkan Bani Bakr bergabung dengan musyrikin Quraisy.
2. Bulan Diturunkan Al-Quran
Beberapa hari yang ditentukan itu adalah bulan Ramadhan. Bulan yang diturunkan di dalamnya (permulaan) al quran sebagai petunjuk untuk manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pemisah antara yang benar dan salah.Para ulama Muffasirin dan Muhadithin mencatatkan bahawa Allah juga menurunkan kitab-kitab dan suhuf yaitu kitab-kitab kecil selain zabur, taurat, injil dan al quran kepada para rasul sebelum bulan ramadhan.
3. Peristiwa Perang Badar
sekadar gambar hiasan
Pada hari jumat 2 Ramadhan tahun ke-2 hijrah terjadi perang
pertama dalam islam yang dikenal perang badar. Badar adalah nama tempat di
sebuah lembah yang terletak di antara Madinah dan Mekah. Tentera islam memilih
lokasi strategik dengan menguasai sumber air yang ada di situ.
Perang ini melibatkan tentara islam sebanyak 313 anggota berhadapan dengan 1.000 tentera musyrikin mekah yang lengkap bersenjata. Dalam perang ini, tentara islam memenangi pertempuran dengan 70 tentara musyrikin terbunuh, 70 lagi ditawan. Sisanya melarikan diri.
Perang ini adalah suatu yang luar biasa kerana ketika tentara islam yang kurang jumlahnya, lemah dari sudut kelengkapan dan berpuasa pula dalam bulan Ramadhan tetapi menang dalam pertempuran tersebut. Ini membuktikan puasa bukan penyebab umat islam bersikap lemah dan malas sebaliknya berusaha demi mencapai keredhaan Allah. Orang yang berjuang demi mencapai keredhaan Allah pasti akan dibantu oleh Allah. Allah menegaskan dalam surah aali 'imran ayat 123 sampai 125.
"Sesungguhnya Allah membantu kamu dalam perang badar, sedangkan pada waktu itu kamu orang yang lemah(kerana sedikit bilangan dan kurang alat kelengkapan). Sebab itu bertaqwalah kepada Allah supaya kamu bersyukur (akan kemenangan itu)."
4. Peristiwa Perjalanan Nabi Muhammad S.A.W ke Tabuk
Berlaku beberapa peperangan dalam peristiwaTabuk pada bulan Rejab tahun 9 hijrah. Baginda keluar ke Tabuk pada bulan Rejab dan kembali ketika bulan Ramadhan. Peperangan ini memakan masa selama 50 hari. Secara tepatnya, peperangan di Tabuk memakan masa selama 20 hari sahaja. Manakala bakinya berlaku sepanjang perjalanan pergi dan balik. Peperangan Tabuk ialah peperangan yang terakhir yang diikuti oleh Baginda s.a.w. Peristiwa ini telah diberitahu kepada kita melalui kitab al rahiq al Makhtum, karangan al Mubarakfuri, pada halaman 517.
Perang ini melibatkan tentara islam sebanyak 313 anggota berhadapan dengan 1.000 tentera musyrikin mekah yang lengkap bersenjata. Dalam perang ini, tentara islam memenangi pertempuran dengan 70 tentara musyrikin terbunuh, 70 lagi ditawan. Sisanya melarikan diri.
Perang ini adalah suatu yang luar biasa kerana ketika tentara islam yang kurang jumlahnya, lemah dari sudut kelengkapan dan berpuasa pula dalam bulan Ramadhan tetapi menang dalam pertempuran tersebut. Ini membuktikan puasa bukan penyebab umat islam bersikap lemah dan malas sebaliknya berusaha demi mencapai keredhaan Allah. Orang yang berjuang demi mencapai keredhaan Allah pasti akan dibantu oleh Allah. Allah menegaskan dalam surah aali 'imran ayat 123 sampai 125.
"Sesungguhnya Allah membantu kamu dalam perang badar, sedangkan pada waktu itu kamu orang yang lemah(kerana sedikit bilangan dan kurang alat kelengkapan). Sebab itu bertaqwalah kepada Allah supaya kamu bersyukur (akan kemenangan itu)."
4. Peristiwa Perjalanan Nabi Muhammad S.A.W ke Tabuk
Berlaku beberapa peperangan dalam peristiwaTabuk pada bulan Rejab tahun 9 hijrah. Baginda keluar ke Tabuk pada bulan Rejab dan kembali ketika bulan Ramadhan. Peperangan ini memakan masa selama 50 hari. Secara tepatnya, peperangan di Tabuk memakan masa selama 20 hari sahaja. Manakala bakinya berlaku sepanjang perjalanan pergi dan balik. Peperangan Tabuk ialah peperangan yang terakhir yang diikuti oleh Baginda s.a.w. Peristiwa ini telah diberitahu kepada kita melalui kitab al rahiq al Makhtum, karangan al Mubarakfuri, pada halaman 517.
5. Islam Sampai ke Yaman
Yaman terletak di selatan semenanjung tanah arab. Nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam mengutus Ali bin Abi Thalib dengan membawa surat Baginda untuk penduduk Yaman khususnya suku Hamdan. Dalam periode satu hari, semua mereka memeluk agama islam secara aman. Peristiwa bersejarah itu terjadi pada bulan ramadhan tahun ke-10 hijrah.
6. Khalid bin Walid Meruntuhkan Berhala Al ‘uzza
Setelah umat islam membebaskan kota Mekah, nabi muhammad
salallahu alaihi wasallam menyucikannya dengan memusnahkan 360
patung di sekeliling Ka'bah. Lima hari sebelum berakhirnya Ramadhan tahun ke-9
hijrah, ia mengirim Khalid al Walid untuk memusnahkan patung al 'Uzza di
nakhla. Menurut kepercayaan arab jahiliyah, al 'Uzza adalah patung dewi
terbesar di situ. Ia sering disebut oleh masyarakat arab saat melafalkan
sumpah. Khalid al walid melaksanakan tugas itu dengan bergerak menuju ke nakhla
lalu menghancurkan patung al 'Uzza. Setelah itu, penyembahan patung pun
berakhir.
7. Penyerahan Kota Taif
Kota Taif pernah mencatat sejarah ketika penduduknya mengusir nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam saat berdakwah di sana. Setelah Baginda dan umat islam berhasil membebaskan Mekah, kaum bani thaqif bersikap keras dan tidak mau tunduk kepada Baginda. Nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam dan tentera islam mara ke Taif lalu mengepungnya dalam waktu lama. Akhirnya rombongan mereka datang ke mekah di bulan ramadhan tahun ke-9 hijrah dengan menyerahkan kota Taif sebagai tanda menyerah. Patung al laata yang dipuja sebelum ini dimusnahkan.
8. Pembebasan Andalusia (Spanyol)
Andalus adalah nama Arab yang diberikan kepada wilayah-wilayah bahagian semenanjung iberia yang diperintah oleh orang islam selama beberapa waktu mulai tahun 711 sampai 1492 Masehi. Pada 28 ramadhan tahun ke-92 hijrah, panglima islam bernama Tariq bin Ziyad dikirim pemerintahan Bani Umayyah untuk menawan Andalus. Tariq memimpin armada islam menyeberangi laut yang memisahkan Afrika dan Eropah. Setelah pasukan islam mendarat, Tariq membakar kapal-kapal tentara islam agar mereka tidak berpikir untuk mundur. Akhirnya Andalus ditawan dan menyelamatkan rakyatnya yang dizalimi. Islam bertapak di Andalus selama lapan abad dan mengasaskan peradaban yang tinggi nilainya kepada dunia barat.
9. Peperangan Zallaqah di Portugal
Peristiwa ini terjadi setelah subuh hari Jumaat, bulan Ramadhan tahun 459 hijrah. Ketika itu, terjadi kebangkitan dinasti Murabit diAfrika utara. Gabernor Cordova, al Muktamin meminta bantuan Sultan dinasti Murabit, Yusuf bin Tasyifin untuk memerangi al fonso vi. Tentara Kristen yang dipimpin oleh al fonso vi yang berjumlah 80.000 tentera berhasil dikalahkan. Dalam waktu yang singkat Sultan Yusuf berhasil menguasai seluruh Sepanyol dan menyelamatkan umat islam. Setelah itu,Dinasti Murabittin berdiri sejak 1090 sampai 1147 Masehi.
10. Tentera Islam Mengalahkan Tentara Monggol
7. Penyerahan Kota Taif
Kota Taif pernah mencatat sejarah ketika penduduknya mengusir nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam saat berdakwah di sana. Setelah Baginda dan umat islam berhasil membebaskan Mekah, kaum bani thaqif bersikap keras dan tidak mau tunduk kepada Baginda. Nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam dan tentera islam mara ke Taif lalu mengepungnya dalam waktu lama. Akhirnya rombongan mereka datang ke mekah di bulan ramadhan tahun ke-9 hijrah dengan menyerahkan kota Taif sebagai tanda menyerah. Patung al laata yang dipuja sebelum ini dimusnahkan.
8. Pembebasan Andalusia (Spanyol)
Andalus adalah nama Arab yang diberikan kepada wilayah-wilayah bahagian semenanjung iberia yang diperintah oleh orang islam selama beberapa waktu mulai tahun 711 sampai 1492 Masehi. Pada 28 ramadhan tahun ke-92 hijrah, panglima islam bernama Tariq bin Ziyad dikirim pemerintahan Bani Umayyah untuk menawan Andalus. Tariq memimpin armada islam menyeberangi laut yang memisahkan Afrika dan Eropah. Setelah pasukan islam mendarat, Tariq membakar kapal-kapal tentara islam agar mereka tidak berpikir untuk mundur. Akhirnya Andalus ditawan dan menyelamatkan rakyatnya yang dizalimi. Islam bertapak di Andalus selama lapan abad dan mengasaskan peradaban yang tinggi nilainya kepada dunia barat.
9. Peperangan Zallaqah di Portugal
Peristiwa ini terjadi setelah subuh hari Jumaat, bulan Ramadhan tahun 459 hijrah. Ketika itu, terjadi kebangkitan dinasti Murabit diAfrika utara. Gabernor Cordova, al Muktamin meminta bantuan Sultan dinasti Murabit, Yusuf bin Tasyifin untuk memerangi al fonso vi. Tentara Kristen yang dipimpin oleh al fonso vi yang berjumlah 80.000 tentera berhasil dikalahkan. Dalam waktu yang singkat Sultan Yusuf berhasil menguasai seluruh Sepanyol dan menyelamatkan umat islam. Setelah itu,Dinasti Murabittin berdiri sejak 1090 sampai 1147 Masehi.
10. Tentera Islam Mengalahkan Tentara Monggol
Pada tahun 126 sampai 1405 Masehi, kaum monggol melebarkan
penaklukannya hampir semua benua Asia. Menurut catatan, kekaisaran penaklukan
mereka meliputi seluas 33 juta kilometer persegi. Jenderal tentera Monggol
dikenali sebagai Genghis Khan. Dalam misi penaklukan itu, mereka membunuh lebih
sejuta rakyat negara yang dikalahkan. Penaklukan mereka menjangkau sampai ke
Moscow dan Kiev.
Pada tahun 1258, tentara pimpinan jenderal Hulagu Khan merempuh kota baghdad yang menjadi kemegahan dinasti Abbasiah. Dalam serangan itu, banyak umat islam terbunuh dan banyak buku karangan ulama islam dibuang ke dalam Sungai Furat dan Dajlah sehingga airnya menjadi hitam karena tinta.Pada 15 Ramadhan 658 hijrah bersamaan 1260 Masehi, tentara islam bangkit membuat serangan balas. Tentara islam dan para ulama pimpinan Sultan Qutuz dari dinasti Mamluk, Mesir mara ke Palestine setelah monggol menguasainya. Kedua pihak bertemu di 'ain jalut.
Dalam pertempuran itu, tentera islam meraih kemenangan dan berhasil menawan kitbuqa noyen, seorang leftenan kristen yang memberi nasihat kepada Hulagu Khan untuk menyerang Baghdad. Kitbuqa akhirnya dieksekusi. Kemenangan itu adalah suatu yang luar biasa saat mongol yang terkenal dengan kegagahannya itu akhirnya kalah pada tentara islam.
11. Peperangan Yakhliz
Pada tahun 1258, tentara pimpinan jenderal Hulagu Khan merempuh kota baghdad yang menjadi kemegahan dinasti Abbasiah. Dalam serangan itu, banyak umat islam terbunuh dan banyak buku karangan ulama islam dibuang ke dalam Sungai Furat dan Dajlah sehingga airnya menjadi hitam karena tinta.Pada 15 Ramadhan 658 hijrah bersamaan 1260 Masehi, tentara islam bangkit membuat serangan balas. Tentara islam dan para ulama pimpinan Sultan Qutuz dari dinasti Mamluk, Mesir mara ke Palestine setelah monggol menguasainya. Kedua pihak bertemu di 'ain jalut.
Dalam pertempuran itu, tentera islam meraih kemenangan dan berhasil menawan kitbuqa noyen, seorang leftenan kristen yang memberi nasihat kepada Hulagu Khan untuk menyerang Baghdad. Kitbuqa akhirnya dieksekusi. Kemenangan itu adalah suatu yang luar biasa saat mongol yang terkenal dengan kegagahannya itu akhirnya kalah pada tentara islam.
11. Peperangan Yakhliz
Pada 15 ramadhan 1294 hijrah, tentera islam dinasti
Uthmaniyah yang dipimpin oleh Ahmad Mukhtar Basya dengan jumlah 34,000 anggota
mengalahkan tentara Rusia yang berjumlah 740,000. Sebanyak 10.000 tentera Rusia
tewas dalam pertempuran itu. Ia menjadi kebanggaan umat islam mempertahankan
agama yang diancam oleh pemerintah Tzar di Rusia.
12. Tertawannya Garis Bar Lev, Israel
Dalam sejarah modern, terjadi Perang Yom Kippur yang melibatkan tentera islam pakatan Mesir dan Syria dengan tentera yahudi israel pada 10 Ramadhan 1390 hijrah bersamaan 6 Oktober sampai 22 atau 24 Oktober 1973 Masehi. Perang Yom Kippur, juga dikenal sebagai perang arab-israel 1973, perang Oktober, dan perang Ramadhan.
Ia adalah sebagian dari konflik Arab-israel sejak dari tahun 1948. Pada bulan Jun 1967, terjadi perang enam hari antara israel dengan Mesir, Syria dan Jordan. Dalam pertempuran itu, israel berhasil menduduki bukit Golan, Syria di utara dan Semenanjung Sinai, Mesir di selatan hingga ke kanan Suez. Setelah itu, israel membangun barisan pertahanan di Sinai dan bukit Golan. Pada tahun 1971, israel memperuntukkan 500 juta dolar Amerika untuk membangun benteng dan kerja tanah raksasa yang dinamai garis bar lev sempena nama jenderal israel, Haim ber lev.
Israel bermegah dengan kubu bar lev yang didakwa 'tidak dapat ditawan' karena memiliki kekebalan dan teknologi peralatan yang canggih. Namun, tentera islam berhasil merebut benteng itu sekaligus mengalahkan israel. Antara peristiwa menarik dalam perang ini adalah peranan seorang sarjana islam merangkap sebagai imam masjid kota Suez al marhum, Syeikh Hafiz Salamah yang memimpin operasi peperangan.
Ia menggantikan posisi ini apabila gabenor daerah bersedia menyerah. Akhirnya para mujahidin gabungan tentera Mesir, Syria dan penduduk kota Suez berhasil mengasak tentera israel yang terpaksa mundur sampai terpaksa menyerahkan semenanjung sinai dan bukit Golan.
12. Tertawannya Garis Bar Lev, Israel
Dalam sejarah modern, terjadi Perang Yom Kippur yang melibatkan tentera islam pakatan Mesir dan Syria dengan tentera yahudi israel pada 10 Ramadhan 1390 hijrah bersamaan 6 Oktober sampai 22 atau 24 Oktober 1973 Masehi. Perang Yom Kippur, juga dikenal sebagai perang arab-israel 1973, perang Oktober, dan perang Ramadhan.
Ia adalah sebagian dari konflik Arab-israel sejak dari tahun 1948. Pada bulan Jun 1967, terjadi perang enam hari antara israel dengan Mesir, Syria dan Jordan. Dalam pertempuran itu, israel berhasil menduduki bukit Golan, Syria di utara dan Semenanjung Sinai, Mesir di selatan hingga ke kanan Suez. Setelah itu, israel membangun barisan pertahanan di Sinai dan bukit Golan. Pada tahun 1971, israel memperuntukkan 500 juta dolar Amerika untuk membangun benteng dan kerja tanah raksasa yang dinamai garis bar lev sempena nama jenderal israel, Haim ber lev.
Israel bermegah dengan kubu bar lev yang didakwa 'tidak dapat ditawan' karena memiliki kekebalan dan teknologi peralatan yang canggih. Namun, tentera islam berhasil merebut benteng itu sekaligus mengalahkan israel. Antara peristiwa menarik dalam perang ini adalah peranan seorang sarjana islam merangkap sebagai imam masjid kota Suez al marhum, Syeikh Hafiz Salamah yang memimpin operasi peperangan.
Ia menggantikan posisi ini apabila gabenor daerah bersedia menyerah. Akhirnya para mujahidin gabungan tentera Mesir, Syria dan penduduk kota Suez berhasil mengasak tentera israel yang terpaksa mundur sampai terpaksa menyerahkan semenanjung sinai dan bukit Golan.
masih hidup pun aku tak sudi sujud padanya,apalagi sekarang dia sudah dimakan tanah!
Rasulullah SAW bersabda: "Sungguh ajaib perihal orang
mukmin, sesungguhnya semua urusan mereka adalah kebaikan. Dan keadaan ini tidak
ada melainkan kepada orang yang beriman sahaja. Sekiranya beroleh kurniaan dia
akan bersyukur, maka jadilah kurniaan itu baik untuknya. Manakala apabila
ditimpa musibah, dia bersabar. Maka jadilah musibah itu kebaikan untuknya."
(Riwayat Muslim)
KISAH IBLIS YANG INGIN BERTAUBAT DAN TIDAK DITERIMA.
Iblis, dengan segunung catatan kejahatan dan dosa dosa
paling mengerikan, tiba tiba terbersit dalam hatinya untuk bertaubat memohon
keampunan kepada Allah yang telah menciptakannya.
Iblis sebagai panglima terdepan yang mengajak semua orang
untuk menentang Allah tiba-tiba berbalik dan berniat taubat. Allah tidak pernah
menutup pintu taubat bagi siapa saja yang mau bertaubat, tak terkecuali bagi
Iblis sang penentang yang nyata. Bahkan ampunan Allah jauh lebih besar
dibanding dosa apapun yang dilakukan makhluknya. Selama kematian belum datang,
maka pintu taubat masih terbuka. Hal ini berlaku untuk seluruh makhluk taklif
iaitu makhluk Allah dari jenis Jin dan Manusia. Dan Iblis masih segar bugar,
jadi kesempatan taubat masih ada. Apakah taubat Iblis diterima Allah? Tentu!
Kerana Allah Maha Pengampun. Lalu bagaimana cara dia bertaubat?
Iblis tentu saja kenal Jibril sang pemimpin para malaikat.
Iblis diberitahu Jibril bahawa hanya ada tiga syarat bertaubat,
1. Istighfar (memohon ampun kepada Allah dengan
sungguh-sungguh)
2. Menyesali semua dosa yang pernah diperbuatnya serta
bertekad kuat untuk tidak lagi mengulanginya.
3. Laksanakan semua perintah Allah tanpa menawar
Diluar dugaan Iblis melakukan ketiga syarat tersebut dengan
benar bahkan dalam waktu yang sungguh sangat cepat. Hal ini sangat masuk akal,
mengingat Iblis termasuk salah satu Jin yang sangat cerdas. Apalagi didukung
dengan umur Iblis yang sangat panjang sejak sebelum Adam sampai sekarang (lebih
dari 11 ribu tahun), tentu pengalaman dan pengetahuannya tak ada manusia dan
jin yang mampu menyamainya.
Tetapi ternyata usaha pertaubatannya terhenti pada satu
perintah Allah pada syarat ketiga.
Jibril : Memohon ampunan dan menyesali dosa telah kau
lakukan, dan hampir seluruh perintah Allah yang engkau sanggupi telah engkau
lakukan, sekarang masih ada satu lagi perintah Allah yang harus engkau lakukan,
apakah kau sanggup?
Iblis : Sanggup
Jibril : Baiklah. Allah memerintahkanmu untuk mendatangi
kuburan Adam, bersujud pada Adam dan bersaksi bahwa Adam adalah makhluk yang
dipilih oleh Allah untuk menjadi khalifah, pengurus, pengembang tanggung jawab
di bumi. (Iblis terdiam)
Jibril : Bagaimana? Apakah engkau sanggup? Sungguh tinggal
satu hal ini saja yang belum pernah engkau lakukan sejak Adam diciptakan
dahulu. Setelah beberapa kali Jibril bertanya akhirnya Iblis menjawab,
Iblis : Aku diciptakan dari api sedangkan Adam diciptakan
dari tanah. Aku lebih baik daripada Adam. Tapi kenapa aku yang harus sujud
kepada Adam? Bukankah seharusnya Adam yang sujud kepadaku? Dulu Adam masih
hidup, dan aku tak sudi bersujud padanya, apalagi sekarang dia sudah dimakan
tanah. Takkan pernah aku berubah fikiran dalam hal ini. Kehadiran Adam
membuatku tersingkir dari kedudukan mulia bersama malaikat. Sakit hatiku masih
tersisa. Dahulu, hari ini dan sampai kiamat, aku tetap takkan sudi bersujud
kepada Adam.
Jibril dan seluruh malaikat adalah makhluk mulia yang punya
kedudukan yang sangat tinggi disisi Allah. Para malaikat yang teramat mulia
semuanya tunduk pada perintah Allah termasuk ketika diseru untuk bersujud
kepada Adam.
“Dan ingatlah ketika Kami serukan kepada para malaikat
“Bersujudlah kalian semua kepada Adam” maka semuanya bersujud kecuali Iblis.
Iblis enggan bersujud dan takabur (sombong). Dan (dengan demikian) Iblis
termasuk orang yang ingkar (kafir)”
Tuesday, 9 July 2013
Kelebihan di Bulan Ramadhan.
بسم الله الرحمن الرحيم
Kelebihan Bulan Ramadhan Dan Cara Menghayatinya
Bulan Ramadhan adalah berbeza dengan bulan-bulan yang lain kerana bulan Ramadhan ini mempunyai kelebihannya sendiri yang tidak terdapat pada bulan-bulan yang lain. Oleh itu kita hendaklah menghayati bulan Ramadhan ini lebih istimewa dari bulan-bulan yang lain. Dalam tulisan ini akan disentuh beberapa pekara yang sewajibnya dan yang sebaik-baiknya dilakukan dalam bulan yang mulia dan berkat ini.
Kelebihan bulan Ramadhan
Untuk mengetahui kelebihan bulan Ramadhan, bolehlah dilihat dari nas-nas berikut. Antaranya:
Firman Allah s.w.t.
{ شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ} [البقرة : 185
Bermaksud: Bulan Ramadhan yang diturunkan padanya al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia, dan penjelasan mengenai petunjuk, dan pemisah (antara yang hak dengan yang batil)
Nas di atas menunjukkan bahawa al-Quran yang menjadi petunjuk kepada manusia dan yang memisahkan di antara haq dengan batil itu diturunkan dalam bulan Ramadhan.
Firman-Nya lagi:
{ إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ (3) فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ (4) [الدخان : 3 - 4]
Bermaksud: Bahawasanya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada malam yang berkat, bahawasanya Kamilah yang memberi peringatan. Pada malam yang berkat itu dijelaskan dan ditetapkan setiap perkara yang mempunyai hikmah.
Nas di atas menunjukkan bahawa al-Quran itu diturunkan pada malam yang berkat dan pada malam yang berkat itu dijelaskan dan ditetapkan setiap perkara. Malam yang berkat ialah laylah al-qadr kerana firman Allah:
{إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1)} [القدر : 1]
Bermaksud: Sesungguhnya Kami menurunkannya )al-Quran) pada laylah al-qadr.
Maksud, pada malam yang berkat itu dijelaskan dan ditetapkan setiap perkara, menurut Ibn kathir: Pada malam laylah al-qadr itu dijelaskan dari al-lawh al-mahfuz kepada malaikat akan perkara yang akan berlaku (bagi seseorang) dalam setahun, mengenai ajal, rezeki dan lain-lain. Inilah yang diriwayatkan daripada Ibn `Umar dan lain-lain dari kalangan salaf. (Ibn kathir 7: 246). Menurut `Izz al-Din Ibn Abd al-Salam: Pada malam itu ditulis rezeki, ajal, kebahagiaan dan kecelakaan (seseorang) dari setahun ke setahun. (Ibn Abd al-Salam t.t. 6: 13).
Apabila telah dijelaskan sebelum ini bahawa al-Quran itu diturunkan pada bulan Ramadhan maka malam yang berkat yang padanya dijelaskan dan ditetapkan setiap perkara adalah dalam bulan Ramadhan.
Firman-Nya lagi:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ 5 (القدر
Bermaksud: Sesungguhnya Kami menurunkannya )al-Quran) pada laylah al-qadr. Dan apa yang mengetahuikan engkau, apa itu laylah al-qadr? Laylah al-qadr adalah lebih baik dari seribu bulan. Turun para malaikat dan Jibril pada malam itu dengan izin dari Tuhan mereka, membawa segala perkara. Selamatlah malam yang berkat itu sehingga terbit fajar.
Nas di atas menunjukkan bahawa al-Quran itu diturunkan pada laylah al-qadr. laylah al-qadr adalah lebih baik dari seribu bulan (yang lainnya). Pada malam itu malaikat turun ke dunia membawa segala perkara, dan malam itu adalah malam yang selamat sejahtera sehingga terbit fajar. Maksud malaikat turun ke dunia membawa segala perkara, menurut Ibn Abd al-Salam ialah perkara yang telah ditentukan pada malam itu dari rezeki, ajal (seeorang) dan yang lainnya. (Ibn Abd al-Salam t.t. 8: 73). Menurut Ibrahim al-Qattan dalam Taysir al-Tafsir: Para malaikat dan jibril turun pada malam itu dengan izin Tuhan mereka berserta dengan berkat dan rahmat Allah. (Ibrahim al-Qattan t.t. 3: 443).
Telah dijelaskan bahawa al-Quran itu diturunkan pada bulan Ramadhan maka laylah al-qadr adalah pada bulan Ramadhan.
Mengenai kelebihan bulan Ramadhan juga ialah:
عَنْ عَائِشَةَ
قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُجَاوِرُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ وَيَقُولُ تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ (صحيح البخاري )
Bermaksud: Daripada `Aisah r.a.`. katanya: Adalah Rasulullah s.a.w. beri`tikaf di masjid pada 10 yang akhir dari bulan Ramadhan, dan bersabda: Berusaha sungguh-sungguhlah untuk mendapatkan laylah al-qadr pada 10 yang akhir dari bulan Ramadhan.
Nas yang lain:
- عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
صحيح البخاري )-)
Bermaksud: Daripada `Aisah r.a.`. katanya: Bahawa Rasulullah bersabda: Berusaha sungguh-sungguhlah untuk mendapatkan laylah al-qad pada malam yang ganjil dari 10 yang akhir bulan Ramadhan.
Dua nas di atas menunjukkan bahawa Rasulullah s.a.w. beri`tikaf di masjid pada 10 yang akhir bulan Ramadan dan Baginda menyuruh umatnya supaya mendapatkan laylah al-qadr pada 10 yang akhir bulan Ramadhan khususnya pada malam yang ganjil.
Mengenai kelebihan bulan Ramadhan juga:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ
سنن النسائي بشرح السيوطي وحاشية السندي ، 434 :4
Bermaksud: Daripada Abu Hurayrah katanya, Rasulullah s.a.w. bersabda: Ramadhan telah datang kepada kamu, Ia merupakan bulan yang berkat, Allah A.W.J. memfardukan ke atas kamu puasa di bulan itu, dibuka padanya pintu-pintu langit, ditutup padanya pintu-pintu neraka, dibelenggu pada syaitan-syaitan yang amat jahat. Pada bulan Ramadhan itu terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Sesiapa yang diharamkan kebaikannya maka sesungguhnya dia diharamkan.
Nas di atas menunjukkan bahawa bulan Ramadhan itu adalah bulan berkat, dibuka pintu-pintu langit, ditutup pintu neraka, dibelenggu segala syaitan yang amat jahat, pada bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu malam, sesiapa yang diharamkan mendapatkan kebaikan malam itu maka dia diharamkan (dari mendapatkannya).
Ya Allah, jadikanlah kami dari kalangan orang yang mendapat kebaikan malam yang lebih baik dari 1000 malam, iaitu malam laylah al-qadr. Ya Allah berilah kami kebaikan laylah al-qadr, dan jadikanlah kami dari kalangan orang yang mendapatkannya.
Dalam nas yang lain Rasulullah bersabda:
إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَسُلْسِلَتْ الشَّيَاطِينُ
صحيح البخاري - (11 / 55)
Bermaksud: Apabila masuk bulan Ramadhan dibuka pintu-pintu syurga, ditutup pintu-pintu neraka jahanam dan dibelenggu syaitan-syaitan.
Dalam riwayat lain:
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتْ الشَّيَاطِينُ
صحيح مسلم - (5 / 337)
Dua nas di atas menunjukkan apabila masuk bulan Ramadhan dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu syaitan-syaitan.
Dalam riwayat yang lain:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ صُفِّدَتْ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِي مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنْ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَةٍ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ وَابْنِ مَسْعُودٍ وَسَلْمَانَ
سنن الترمذى، صحيح ابن حبان، 8: 222 ، صحيح ابن حزيمة 3: 188 ، المستدرك على الصحيحين للحاكيم مع التعليقات الذهبى فى التلحيص 1: 582))
Bermaksud: … Dan menyeru oleh (malaikat ) yang menyeru: Wahai orang yang suka kebaikan, Lakukanlah!, wahai orang yang sukakan kejahatan, kurangkanlah! Bagi Allah, ramai orang yang dimerdekakan dari neraka. Yang demikian itu adalah setiap malam.
Di antara kandungan nas di atas ialah pada setiap malam Ramadhan Allah memerdekakan (melepaskan ramai orang) dari api neraka.
Di antara kelebihan Ramadhan juga ialah:
عن ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ فِي رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ يَعْرِضُ عَلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ
صحيح البخاري - (6 / 470)
Bermaksud: Daripada Ibn `Abbas r.a.`.katanya: Adalah Nabi s.a.w. manusia yang paling pemurah dengan kebaikan, dan Baginda yang paling pemurah adalah dalam bulan Ramadhan ketika Jibril menemuinya, dan adalah Jibril menemui baginda setiap malam pada bulan Ramadhan sehingga Ramadhan berlalu, Nabi membaca al-Quran kepada Jibril. Apabila Jibril `a.s. menemui Baginda, Baginda adalah lebih pemurah dari angin yang bertiup kencang (dengan membawa hujan rahmat).
Di antara apa yang difahami dari nas di atas ialah Rasulullah amat pemurah dengan kebaikan dalam bulan Ramadhan, lebih pemurah dari bulan-bulan yang lain. Dan dalam bulan Ramadhan juga Rasulullah bertadarus al-Quran dengan Jibril.
Beberapa Kemenangan Besar
Di antara kemenangan-kemenangan besar yang berlaku dalam bulan Ramadhan ialah peperangan Badr. Ibn kathir ketika menjelaskan firman Allah:
وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ بِبَدْر
Yang bermaksud: Dan sesungguhnya Allah telah memberi pertolongan kepada kamu pada peperangan Badr. Ia berlaku pada hari Jumaat 17 Ramadhan, tahun kedua hijrah. (Ibn kathir 2: 111)
Pembukaan Makkah juga adalah berlaku dalam bulan Ramadhan.
وكان فتح مكة في رمضان
الموطأ - رواية محمد بن الحسن - (2 / 177)
صحيح ابن حبان - (9 / 261)
Bermaksud: Adalah Makkah dibuka pada bulan Ramadhan.
Dari apa yang telah dibentangkan ternyata bulan Ramadhan itu mempunyai banyak kelebihannya. Ia adalah merupakan bulan yang berkat, dibuka pintu-pintu syurga, ditutup pintu-pintu nereka dan dibelenggu syaitan yang amat jahat itu. Dalam bulan yang berkat ini diwajibkan berpuasa, diturunkan al-Quran yang menjadi panduan hidup kepada manusia. Dalam bulan yang berkat ini terdapat laylah al-qadr yang lebih baik dari 1,000 bulan yang lain. Dalam bulan yang berkat ini Rasulullah s.a.w. melebih banyakkan segala bentuk kebaikan dan pada malam bulan yang mulia ini Rasulullah bertadarus al-Quran bersama Jibril. Dari segi sejarahnya pula kemenangan-kemenangan besar berlaku dalam bulan Ramadhan seperti peperangan Badr dan pembukaan Makkah. Marilah sama-sama kita berusaha agar kita adalah dari kalangan orang yang mendapat kebaikan, kelebihan dan kejayaan dari bulan yang penuh berkat ini dan berdoa kepada Allah agar mengurniakannya kepada kita.
Doa ketika berbuka adalah mustajab
عن عَبْدِ الله بْنِ عَمْروٍ ، رَضِيَ الله عَنْهُمَا , سَمِعْتُ رَسُولَ الله صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم يَقُولُ : لِلصَّائِمِ عِنْدَ إِفْطَارِهِ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ فَكَانَ عَبْدُ الله بْنُ عَمْروٍ إِذَا أَفْطَرَ دَعَا أَهْلَهُ وَوَلَدَهُ وَدَعَا.
رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ.
وَرَوَاهُ ابْنُ مَاجَةَ وَالْحَاكِمُ ، وَالْبَيْهَقِيُّ فِي الْكُبْرَى مِنْ طَرِيقِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَبْدِ الله بْنِ عَمْروٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم : إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَة مَا تُرَدُّ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الله يَقُولُ عِنْدَ فِطْرِهِ : اللهمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي - زَادَ فِي رِوَايَةٍ : ذُنُوبِي لَفْظُ ابْنِ مَاجَةَ وَإِسْنَادُهُ صَحِيحٌ.
وَلَهُ شَاهِدٌ مِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ رَوَاهُ أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ وَالْبَزَّارُ وَالتِّرْمِذِيُّ وَحَسَّنَهُ ، وَابْنُ مَاجَةَ وَابْنُ خزيمَةَ , وابن حبان في صحيحيهما.
إتحاف الخيرة المهرة - (3 / 102)
Bermaksud: Daripada Abd Allah bin `Umrw r.a.`. aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: Bagi orang yang berpuasa ketika ia berbuka terdapat doa yang tidak ditolak/diperkenankan. Abd Allah bin `Amrw berdoa ketika beliau berbuka:
اللهمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي - زَادَ فِي رِوَايَةٍ : ذُنُوبِي
Bermaksud: Ya Allah! Bahawasanya aku bermohon kepada–Mu dengan rahmat-Mu yang Engkau luaskan kepada segala sesuatu, bahawa Engkau mengampuni aku, dalam satu riwayat, dosaku. (mengampuni dosaku).
Doa setelah berbuka puasa.
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
سنن أبى داود – (6 / 309)
Bermaksud: Bahawasanya Nabi s.a.w. apabila Baginda telah berbuka berdoa:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Ya Allah! Bagi-Mu aku berpuasa, dan di atas rezeki-Mu aku berbuka.
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
سنن أبى داود – (6 / 308)
Bermaksud: Adalah Rasulullah s.a.w. apabila Baginda telah berbuka berdoa:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Hilang dahaga, basahlah peluh dan mendapat pahala إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Doa orang yang berpuasa tidak ditolak
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ الْغَمَامِ وَيَفْتَحُ لَهَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ
سنن الترمذى - (12 / 25)
Bermaksud: Daripada Abu Hurayrah katanya, Rasulullah s.a.w. bersabda: tiga (golongan manusia) tidak ditolak doa mereka. Orang yang puasa sehingga dia berbuka, imam (pemerintah) yang adil dan doa orang yang dizalimi, Allah mengangkat doanya ke atas awan Dan Allah buka untuknya pintu-pintu langit, dan Allah berkata: Aku akan tolong engkau walau setelah satu masa.
Di antara kandungan hadith di atas ialah doa orang yang berpuasa tidak ditolak. Oleh itu banyakkan berdoa kepada Allah semasa ketika kita berpuasa, khususnya dalam bulan Ramadhan yang berkat ini.
Ya Allah! Terimalah sembahyang, puasa dan segala amal kebikan kami. Ya Allah! Jadikanlah kami dari golongan orang yang mendapat limpah kurniaan kebaikan-Mu pada bulan yang berkat ini, seterusnya pada bulan-bulan yang lainnya. Ampunilah dosa kami. Jadikanlah sembahyang, puasa dan ibadah-ibadah yang lain serta amal-amal salih yang lainnya menjadikan kami sebagai orang yang bertakwa, melaksanakan perintah-Mu dan menjauhi larangan-Mu.
Amin. Ya Rabb al-`alamin!.
Subscribe to:
Posts (Atom)




.jpg)



.jpg)


